Selasa, 14 Februari 2012

DOA YANG TERSIRAT

Yaa……Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seseorang yang akan meletakkan aku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain

Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisik, harta atau statusku tapi karena Engkau

Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaik bagiku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat aku lancang

Ya..Rabbi……
Aku tak meminta akhwat yang sempurna untukku
Cukuplah aku yang akan membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkanku untuk membuat hidupnya lebih hidup

Aku tidak mengharap akhwat itu semulia Fatimah Radhiyallahuanha,
tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha,
tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha,
apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat

Karena aku sadar bahwa aku bukanlah orang yang semulia abu bakar Radhiyallahu,
atau setaqwa umar Radhiyallahu,
atau setabah Ustman Radhiyallahu,
ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu,
setegar zaid Radhiyallahu,
juga segagah Ali Radhiyallahu,
apalagi setampan Usamah Radhiyallahu.
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman
Yang punya cita-cita

Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah akhwat itu sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwa

Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku ini datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Sehingga aku mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat

Kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap

Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat
Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, tapi awal sebuah langkah
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahanku sebagai titian
Untuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabbi

Dan bilamana akhirnya aku bertemu akhwat itu kelak, aku akan mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau Ya Allah karena telah memberikan kepadaku pasangan yang
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.


Astaghfirullah, Wallahu’alam bisshowab

Dari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doa ini dikabulkanNya.
aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar